Mungkin banyak yang akan membandingkan Atomic Blonde dengan John Wick Bahkan berfikir bahwa atomic blonde adalah john wick versi perempuan, apalagi kalau anda pernah melihat trailernya yang dipenuhi baku hantam dengan kekerasan tingkat tinggi. wajar kiranya jika anda berpikir demikian apalagi jika melihat siapa yang berdiri dibelakang layar atau sutradara yang mengarahkan film ini adalah salah satu dari duet sutradara yang sukses memperkenalkan sosok john wick, yap david leitch adalah sosok dibelakang kemudi atomic blonde. tapi yakinlah Atomic Blonde jelas jauh berbeda dengan john wick meski harus diakui ketika melihat aksi baku hantamnya anda mungkin akan teringan dengan sosok john wick. seperti yang saya jelaskan sebelumnya atomic blonde itu berbeda dengan john wick, jika john wick menceritakan tentang misi balas dendam pembunuh bayaran yang diusik kehidupannya setelah pensiun, atomic blonde sendiri disadur dari novel graphis the coldest city karangan anthony johnston yang bercerita tentang usaha Lorraine Broughton (Charlize Theron) untuk mendapatkan jam tangan berisi daftar nama mata-mata yang bekerja di wilayah uni soviet sebelum peruntuhan tembok berlin setelah agen sebelumnya james gascoigne dinunuh oleh agent kgb yuri bakhtin. dalam usahanya tersebut lorraine dibantu oleh seorang konta MI6 di berlin bernama David Percival (James Mc Avoy) , selain itu Lorraine juga harus berhadapan dengan agen KGB yang juga ingin mendapatkan daftar serta berusahah mengungkap identitas Satchel agen ganda yang berkhianat terhadap MI6.
Atomic Blonde jelas merupakan film spionase yang dipenuhi tipu muslihat dan konspirasi didalamnya. mengambil alur maju mundur kita akan diperlihatkan adegan pembuka ketika lorraine diinvestigasi oleh agen senior MI6 dengan didampingi oleh agen CIA tentang misi yang dilaksanakannya di jerman, disini mungkin anda akan bertanya kenapa ada agen CIA dalam investigasi tersebut hail ini seolah memperlihatkan rasa tidak saling percaya satu sama lain bahkan dalam tubuh MI6 sendiri. selanjutnya alur akan mundur kembali ke misi yang dijalani Lorraine. jika sebelumnya Leitch sudah menujukkan adanya tidak ada saling percaya satu sama lain diantara tokohnya, maka pada scene-scene selanjutnya kita akan melihat banyak konspirasi guna menebalkan tema spionase yang diangkat.
Atomic Blonde merupakan film spionase yang menurut penulis cukup kompleks dan membutuhkan banyak energi untuk memahami alur ceritanyayang penuh dengan tipu muslihat dan konspirasi. tidak semua karakter bisa dipercaya dan semua berpotensi untuk saling berkhianat dan membunuh guna mendapatkan list berisi nama mata-mata tersebut. bahkan untuk tokoh utamanya pun berada dalam zona abu-abuguna menuntaskan misi negara yang diembanya atau ada motif lain yag dimiliknya bahkan walau twist mengungkap jati diri tokoh utamanya tidak serta merta membuat kamu memahami jalan cerita yang sudah dibuat kacau oleh David Leitch.David Leitch seolah kesulitan menyambung tiap sub plot dalam Atomic Blonde yang membuat David Leitch terjebak dalam cerita yang dibuatnya sendiri yang mugkin bakal berimbas pada penoton yang dibuat bingung dengan tokoh utamanya serta motif dan tujuan dari tiap-tiap karakter disini termasuk Lorraine sang tokoh utama yang dipertanyakan tentang tujuanya menjalankan misi, untuk kepentingan MI6 atau justru kepentingan pribadi. untuk adegan actionnya tidak perlu diragukan lagi kpiwaian David Leitch dalam menciptakan koreografi action yang apik. meski tidak memliki porsi yang dominan tetapi ketika momen itu datang adegan actionnya akan sangat mengguncangkan baku hantam yang diolah dengan koreografi apik membuat semua adegan actionnya terasa spektakuler dengan porsi yang terbatas dalam film ini.
Untuk sosok jagoan sendiri applaus buat Charlize Theron yang bermain dengan sangat baik, cool sekaligus badass bagi para musuhnya. bahkan demi totalitas dalam berperan penulis sempat membaca bahwa Charlize Theron harus kehilangan dua giginya demi melakoni adegan baku hantam dengan musuhnya tanpa menggunakan stuntman. tidak pas rasanya kalau tidak membicarakan James Mc Avoy yang bermain baik sebagai sosok yang mencurigakan guna mengimbangi keangkeran charlize theron. serta Sofia Boutella yang disini hanya tampil sebagai pemanis dengan karakter yang tidak terlalu dominan seperti Mc Avoy dan Theron.
Nuansa neon dan musik elektro popakan menghiasi selama jalannya film seolah mengingatkan dengan backsound khas john wick. wajar kiranya jika film atomic blonde di labeli R rated bukan hanya karena adegan actionnya yang keras juga karena adeegan seksnya yang cukup eksplisit untungnya badan sensor film bekerja dengan baik untuk bagian tersebut. akhirnya atomic blonde menjadi film spionase yang meski tidak tampil baik penceritaanya tetapi tampil apik dan spektakuler dalam adegan actionnya yang meski dengan porsi sedikit tapi mampu tampil maksimal dan mempesona sebagai film action spionase.